Otak manusia ini dalam menjalankan fungsinya akan berdasarkan gelombang-gelombang listrik. Nah, aktivitas gelombang listrik ini dapat direkam dengan menggunakan alat pemeriksaan EEG. Dengan kata lain, pemeriksaan electroencephalography ini bisa membantu dokter untuk menganalisis suatu penyakit yang berkaitan dengan suatu kondisi yang melibatkan otak atau aktivitas listrik di otak.
Â
Pemeriksaan EEG atau electroencephalography dapat diartikan dan digunakan oleh para ahli sebagai alat klinis untuk mengevaluasi fungsi otak. Tak cuma itu saja, pemeriksaan EEG ini juga bertujuan untuk melacak perubahan fungsi otak, karena berbagai intervensi, seperti neurofeedback atau obat-obatan. Di samping itu, EEG dapat dilakukan untuk menilai kesehatan otak secara keseluruhan, dan mengukur dampak yang ditimbulkan kecanduan pada jaringan saraf.
Prosedur pemeriksaan electroencephalography menggunakan alat yang menyerupai penutup kepala pada kulit kepala. Perangkat lunak tersebut akan menangkap impuls listrik di otak. Hasilnya menunjukkan pola gelombang otak di berbagai bagian otak. Bagaimana dengan durasi pemeriksaannya?
Prosesnya memakan waktu kira-kira 15 menit, dan data kemudian diubah menjadi laporan peta otak visual. Hasil analisis laporan peta otak akan mengidentifikasi area masalah. Laporan tersebut akan menampilkan hasil dalam format yang jelas dan ringkas yang dapat mudah dipahami dengan bantuan tenaga medis.
Â
Sumber: www.halodoc.com
Please WhatsApp Us